Anda Gagal? Jangan salahkan siapa siapa

Apa yang Anda tolak justru akan bertahan karena jika Anda menolak sesuatu, Anda berkata, ” Tidak, saya tidak menginginkan hal ini, karena ini membuat saya merasa begini- perasaan yang saya rasakan saat ini. “

Jadi, Anda memancarkan sebuah emosi yang sangat kuat dari ” saya sungguh-sungguh tidak menyukai perasaan ini “, dan perasaan tidak menyenangkan itu justru akan mendatangi Anda dengan cepat.

Bob Doyle(Pencipta dan fasilitator Program Wealth Beyond Reason, Guru “The Secret”)

Ada begitu banyak formula untuk menjadi kaya dan sukses dalam kehidupan ini. Apa lagi ditambah kehadiran buku The Secret yang sangat fenomenal sekaligus menimbulkan pro dan kontra di kalangan masyarakat. Apapun respon atas buku The Secret, kita tetap bisa mengambil banyak hal yang berguna dari buku itu. Khususnya mengenai mantapnya kekuatan berpikir positif dalam mewujudkan berbagai keinginan kita. Saya ingin mencoba memberikan rahasia yang belum ada di dalam The Secret, yaitu The Secret Of A True Spiritual Enlightment (rahasia pencerahan spiritual sejati) atau rahasia sukses dalam mencari kekayaan sejati di dalam hidup ini. Kalau hidup anda sekarang belum mengalami kekayaan dan kesuksesan, jangan salahkan siapa-siapa atas kegagalan kita.

Inilah kunci yang saya mau bagikan kepada anda semua. Jangan pernah menyalahkan siapa-siapa atas setiap kegagalan yang anda alami, atau atas kesuksesan dan kekayaan yang belum anda dapati saat ini. Karena hidup adalah perjalanan dan proses pembelajaran, jangan sekali-kali anda marah kepada siapapun didalam hidup ini jika anda belum berhasil dan kaya didalam kehidupan ini. Seperti pengalaman salah seorang teman, yang gagal mendapatkan kenaikan jabatan di sebuah perusahaan IT multinasional. Padahal selama 4 tahun dia sudah berusaha menjadi karyawan teladan yang rajin bekerja, tidak pernah bolos, dan selalu memenuhi deadline. Bahkan saking berdedikasinya kepada perusahaan, setiap kali mengambil cuti tidak pernah lebih dari dua hari. Namun ternyata, jabatan manager IT yang diidamkannya tak kunjung teraih juga. Akibatnya, dia merasa frustasi dan putus asa.

Kita mungkin cenderung mencari kambing hitam atas kegagalan kita dengan menyalahkan orang-orang terdekat seperti istri atau suami, anak-anak, orang tua, dan bahkan keadaan ekonomi bangsa yang kurang kondusif. Bahkan jika sudah tidak ada kambing hitam, kita bahkan akan mencari gajah hitam yang lebih besar guna mencari atau melemparkan sebab kegagalan yang kita alami. Orang yang mencari-cari atau menyalahkan siapa-siapa tidak pernah belajar dalam hidupnya. Orang seperti ini hanya mencari pembenaran atas kegagalan yang mereka terima tanpa belajar dari kegagalan itu sendiri. Dan tidak sedikit dari orang-orang yang saya temui, selalu menyalahkan keadaan, menyalahkan diri, dan bahkan menyalahkan orang lain atas setiap kegagalan atau keberhasilan yang belum diraihnya.

Sikap untuk menyalahkan orang lain dan terlebih lagi menyalahkan keadaan tidak menjadikan anda lebih baik dari orang lain. Karena belajar adalah proses perubahan, dan orang yang mau merubah mindset yang salah tentang kegagalan dapat menjadikan anda sebagai pemenang atau bahkan lebih dari pemenang. Sikap untuk menyalahkan orang lain hanya membenarkan keadaan mental kita yang miskin dan lemah. Dan kebenaran ini tidak ada manfaatnya bagi kehidupan kita sampai anda dan saya benar-benar memutuskan untuk tidak menyalahkan keadaan bahkan orang lain disekitar anda.

Seperti nasihat yang diberikan oleh para motivator terkemuka, jika kita ingin kaya raya baik secara mental dan materi, serta berhasil didalam hidup ini, maka jangan pernah menyalahkan siapa-siapa atas keadaan kita sekarang, juga jangan menyalahkan lingkungan kita. Tetapi syukurilah keadaan atau keberadaan dimana kita berada sekarang. Jika sudah mensyukuri dan menerima keadaan kita sekarang, maka Belajarlah lebih baik, Belajarlah dari orang-orang terbaik serta lakukan yang terbaik dalam hidup ini. Dan tidak lupa untuk memperkatakan hal-hal yang baik di dalam hidup ini.

Maka kekayaan serta kesuksesan sejati akan mendatangi kehidupan anda. Seorang yang kaya secara mental tidak pernah menyalahkan siapa-siapa terhadap kegagalan atau kesuksesan yang belum diterimanya. Tetapi orang yang kaya secara mental selalu belajar dari setiap kejadian yang diterimanya didalam kehidupan ini. Kita bisa belajar dari orang-orang terbaik yang kita kenal dibidangnya dan mendapatkan hal yang baik dari orang-orang terbaik yang kita temui. Seperti yang dikatakan Prof Yohanes Surya bahwa Alam Semesta Akan Mendukung (MESTAKUNG) anda untuk mendapatkan semua yang anda pikirkan, dan anda tidak perlu memikirkan bagai mana cara alam semesta untuk menjawab semua keinginan anda, karena alam semesta akan mencari sendiri jawaban atas keinginan Anda.

Yang anda perlukan hanya Keyakinan untuk memperoleh Keinginan tersebut. Terimalah keadaan anda sekarang, syukuri atas setiap kejadian yang sudah terjadi didalam hidup ini. Dan belajarlah untuk berubah, serta mengambil tindakan dan keputusan untuk berubah saat ini juga, karena hari esok tak akan pernah datang dan masa lalu sudah lewat. Tetapkan langkah saat ini juga untuk berusaha menjadi Manusia yang kaya secara Spritual.

Inilah The Secret of A True Spiritual Enlightment dengan memiliki daya juang yang tinggi, gigih, kukuh, tegar, proaktif dan pantang menyerah dan kesuksesan akan menghampiri kehidupan anda. Saya yakin sekali hidup anda akan berubah setelah anda memiliki sikap mental yang benar di dalam kehidupan ini. Saya tunggu cerita sukses yang anda alami setelah membaca tulisan ini guna saya bagikan kembali kepada banyak orang untuk Membangun, Mencerahkan, Memotivasi dan Menginspirasi kehidupan orang lain.

Bagaimana dengan anda?

2 pemikiran pada “Anda Gagal? Jangan salahkan siapa siapa

  1. Salam sukses,

    Terima kasih yang tulus buat Mario Einstain karena 2 hal: Pertama, telah membaca artikel saya (http://www.pembelajar.com/wmview.php?ArtID=1124 “Ujung dari rajin”). Kedua, telah mengangkat saya sebagai teman. (bangga lho punya teman sehebat anda).

    Saya sangat sependapat untuk artikel anda yang berjudul “Anda gagal? Jangan salahkan siapa-siapa?”. Pikiran seirama ini saya tulis dalam artikel berjudul “Keutamaan Ego dan Menjadi Egois” (Dapat dibaca di: http://www.andriewongso.com/awartikel-1172-Artikel_Anda-Keutamaan_Ego_Dan_Menjadi_Egois). Saya hanya kurang sreg dengan judul tulisan anda, yang saya pikir bertentangan dengan isi, bahkan saat dimulai pada paragraph pertama.

    “Jangan salahkan siapa-siapa”, memaksa saya untuk tidak mau menyalahkan orang lain. Ini membuat saya menolak perasaan untuk menyalahkan orang lain. (..karena ini membuat saya merasa begini- perasaan yang saya rasakan saat ini. “). Jadi saya ragu, apakah perasaan tidak menyenangkan ini justru akan mendatangi saya dengan cepat dan bertubi-tubi?

    Dan satu lagi,
    Saya sangat menyukai The Secret Of A True Spiritual Enlightment (rahasia pencerahan spiritual sejati) yang anda paparkan, dibanding The Secret ataupun Mestakung. Buat saya; Alam, dunia atau semesta hanya bereaksi sesuai dengan hukum sebab akibat yang Tuhan ciptakan. Kalau-pun dikatakan mendukung, itu hanya sebuah penggeseran definisi manusia (http://www.andriewongso.com/awartikel-1171-Artikel_Anda-Menggeser_Definisi).

    So.? Bagaimana kalau “The Secret Of A True Spiritual Enlightment”nya yang diberi tekanan, agar kami dapat lebih mengisi hidup dengan makna, bukan sekedar bahagia atau kesuksesan materi semata.

    Terlepas dari itu semua, saya kagum dengan usaha anda dalam berproses menjadi MANusia TAnpa Batas. Semoga kami dapat mengambil contoh dari tindakan yang anda lakukan.

    Semoga berbahagia,
    Mugi Subagyo

  2. Dear Mas Mugi.

    Terima kasih atas Masukannya yang sangat membangun.

    seneng juga bisa punya sahabat seperti anda.

    Salam ManTaB ( Manusia Tanpa Batas )
    Mario Einstain

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s