Action Is Power

Alkisah di sebuah kerajaan Yang sangat Kaya raya dan sangat bersahaja, Hiduplah Seorang Raja yang sangat kaya raya dan memiliki Putri yang sangat cantik jelita. tetapi Si putri yang cantik jelita belum memiliki Pendamping hidupnya.

Sang Raja sangat gusar hatinya melihat Putri kesayangannya belom memiliki Pendamping hidup. Dan sangking gusar hati sang raja, Maka sang raja membuat sayembara.

Sayembara tersebut  di adakan di Alun-alun kota. dan sang Raja Mengumumkan  sayembara Tersebut,  ” Barang siapa yang dapat melewati ketujuh Buaya didalam Kolam ini dan tidak dimakan oleh buaya Serta berhasil sampai garis Finis, maka Ia berhak mempersunting Anak saya. Dan harta kerajaan Raja yang tak habis sampe Tujuh turunan akan dimilikinya juga.

Jendral Andries ( kepala panglima perang  Yang gagah berani ).

Kata Anak Buah nya ” Jendral, Terima Cepat tantangan Raja. jendral kan gagah berani menghadapi musuh, masa sama buaya aja takut.

tetapi Jendral Andries berkata

” Maaf  Prajurit, Tugas Saya hanya memimpin Perang, dan lagian saya hanya mau Mati jika Buku Pedoman Perang yang saya Buat sudah mencapi seratus Buah, sekarang kan baru 30 Buku pedoman yang saya buat dan itu bestseller semua.

kemudian Brigjen hendri ( kepala Strategi Perang ),

Anak Buahnya mengatakan ” Brigjen, hadapi saja tantangan raja. kan kalo bisa sampe garis finis, Brigjen tidak perlu lagi bekerja pada panglima perang. selain itu posisi brigjen Bisa lebih Tinggi dari Panglima. ”

tetapi Brigjen hendri berkata

” Maaf Anak buah, saya belom Menikah dan saya harus memikirkan strategi perang Kerajaan Ini. Kalo saya meninggal siapa yang memikirkan strategi perang di Kerajaan ini.lagian saya harus mengabdi kepada Panglima perang sebagai atasan saya.

setalah seharian Penuh ditunggu-tunggu,tidak ada juga yang berani menerima tantangan sang Raja. Tetapi di akhir sayembara ada seorang anak  Muda ( sebut saja ”  POLTAK “) yang berhasil melewati kolam tersebut dan Tidak dimakan oleh Ketujuh buaya yang sangat ganas.

Dan tibalah si POLTAK di garis Finis. karena keberhasilan POLTAK Melewati ketujuh buaya dikolam tersebut, Maka si POLTAK dimintai pernyataannya dihadapan Rakyat banyak tentang  ” ( bagai mana dia bisa Melewati Ketujuh Buaya dikolam tersebut tersebut ? ”

Dengan Badan yang masih basah dan kotor POLTAK berkata ” Siapa Yang Menceburkan Saya Tadi ? “

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s